1 Desember 2012
Itu adlah suatu hari dimana ku
menjalankan misi, yaitu mengutarakan isi hatiku kepada seseorang, entah hal
gila apa yang membuatku jatuh cinta kepadanya.
Ku menyukai dia sudah laaaamaaa
sekali, sejak ku bertemu dengannya, sejak kelas X. Ku sudah lama sekali
memendam rasa sayang ini sangaat lamaa, mencintai di belakang dia, tanpa dicintai itu sangat menyakitkan, menyedihkan, hina sekali, karna dulu persiapan belum matang, dan
pengalaman masih amat minim, maka dengan amat terpaksa ku menyerah untuk
mendapatkanmu. Tragis sekali :( .
Tetapi cinta mempertemukan kita
kembali, saat kita di pertemukan dalam satu kelas, yaitu XI IPA 1. Ku tak
menyangka, dan tak menduga bila kita di pertemukan kembali. Perlahan ku
mendekatimu, sedikit demi sedikit, dengan cara bermacam macam, dengan taktik
yang amat spesial, dan akhirnya ku mendapat respon positif darimu, ku sangat
bahagia, serta gembira. Dan dengan cepat ku merencanakan saat – saat yang tepat
untuk mengutarakan perasaanku J
Ku tak tahu harus bagai mana
untuk menembak hatimu? dimana? Kapan? Dan bagaimana? Untung saja seorang kawan
yang sedang berUlang tahun mengundang ku dan “Dia” untuk datang ke rumahnya.
Dan saat itulah ku mendapatan
waktu dan tempat yang tepat. Tapi, bagaimana cara mengutarakan perasaanku? L
Sebagai cowok yang ingin menjadi seorang pria yang romantis, ku mulai memutar otak dan berfikir akan hal
romatis yang membuat dia terkagum, dan akhirnyaku mendapatkan ide, yaitu
membuat filosofi yang mengartikan “cinta
sejati”. Jadi ku buatlah sebuah ”
bunga mawar plastik tanpa duri yang bertuliskan just for you”. Sebuah filosofi yang melambangkan bahwa cinta takkan layu, walaupun dimakan usia
*seperti mawar plastik.
Setelah persiapan sudah selesai
dan sekiranya sudah mantab, ku mulai mempersiapkan diri untuk hal tersebut. Dan
tibalah pada hari “H” tersebut.
Hati ini bimbang karna takut
hatimu tak menerimaku L.
Setelah berjam-jam berlalu, tibalah malam itu. Ku menarik dan membawanya ke
suatu tempat, dan kita mulai saling menatap, lalu mulailah ku mengutarakan
perasaanku kepadanya. Ku berikan bunga buatanku dan mulai mengutarakan
perasaanku. Dan wajahnya pun berseri, penuh senyuman, dan agak memerah. Dan inilah
yang ku katakan kepadanya “ ini adalah sebuah bunga mawar plastik, maaf klo
bunga ini jelek. Bunga ini melambangkan cinta sejati dimana bunga ini takan
layu, walaupun di makan usia. Dan ada satu pertanyaan tentang bunga ini.” Dia pun
bertanya “apa?” lalu ku menjawab “ Kamu mau gak jadi pacarku? Kalo mau tolong
ambil bunga ini dan simpan bunga ini untukku, kalau tidak tolong patahkan
tangkainya dan berikan padaku kalau bunganya seterah kamu mau apain. Jujur aja
gpp J”.
Ketegangan pun terjadi dan dia melontarkan pertanyaan yang semakin membuat hati
ini bergetar. And finally dia pun mengetakan sesuatu dengan amat lembut, yaitu “
oke aku ambil bunga ini, makasih yah J”
yang berarti dia menerimaku dan memastikan bawha ku sudah bisa berada di posisi
dia sebagai “pacar”. Itu amat sangat indah sekali J. Malam itu sangat indah
sekali, ingin sekali ku menyaksikan lagi malam itu J
Sekian cyrhatan gue, terimakasih buat kamu “Adinda Rizka
Awalia” yang sudah menginspirasi dan menerimaku J
bila kmu baca ini, kamu pasti seneng J